PUTRI SANG SEMESTA

Aku hanya bagian dari semesta. Mampukah aku menunaikan tugas-tugasku sebagai bagian dari alam semesta? Aku tahu, jiwaku akan tetap mengembara, mencari & mencari, makna hakiki....... Tapi aku yakin, bila aku berbuat untuk membantu sesama dengan tulus & ikhlas, alam semesta pasti akan mendukungku.

Friday, February 17

KALA MASIH TERJAGA......



Aku lihat jam dinding yg tergantung dikamar tidurku,.....pukul o2.00 dini hari,.....
Hah....., belum sedikitpun kantuk datang. Padahal hari ini aku cukup banyak melakukan aktivitas fisik. Mulai dari belanja ditukang sayur. Mengantarkan Joe si asisten dansaku kerumah sakit. Kemudian mengarahkan Fajar asisten modern dance ku untuk gerakan yg mesti diajarkan. Say hello pada ibu2 yg sedang mengantarkan anak2nya yg lagi latihan menari disanggarku, sampe sempat sedikit berbicara dengan mas Guntur pengajar tari traditional di sanggarku untuk buat tarian baru. Lalu akhirnnya aku sendiri berangkat untuk ngajar aerobik di sanggar Pesona Raga milik temanku.
Pulang mengajar, aku mampir ke supermarket kecil dekat rumah, bersama anak pertamaku Frizca yg tadi jemput aku dari sanggar dengan sepeda motor. Kendaraan favoritku, soalnnya anti macet & praktis.

Dari anakku, aku dapat informasi kalau suamiku sudah dirumah dari sore. Ini yang buat aku cepat ambil keputusan untuk beli sate untuk makan malam kami sekeluarga.
Sambil menunngu sate dibakar, aku belanja keperluan dapur dimini market tepat dimana gerobak sate mangkal.
Wah,....untuk pria yg satu ini ( suamiku ), aku selalu berusaha melayani makannya dengan baik, karena dia pulang cepat, gak mungkin aku sempat untuk utak atik didapur, makannya aku putuskan untuk membeli sate.
Ada kebahagiaan tersendiri bagiku, ketika kami sekeluarga, dapat menikmati makan malam bersama.
Moment itu selalu menjadi suatu yg indah & selalu aku utamakan serta aku usahakan keberadaannya.

Selesai makan malam, aku mulai buka internet, melihat email,...sedikit say hello dengan teman chat ku yg sedang on line. Sikecilku yang rewel karena ngantuk, membuatku mematikan computer, kemudian masuk kamar ngeloni sikecil jagoanku Marchelino.
Malam ini, semua anak2ku pengen tidur dikamarku, okay kataku, tapi hanya boleh sekali-sekali begitu kataku pada meraka.
Aku lihat suamiku sudah pulas, kemudian akhirnnya si Marchel juga pulas, & akhirnnya tinggal aku yg belum bisa pejamkan mata, & melihat acara TV sambil tiduran.

Acara TV cukup menarik, reality show yg bercerita tentang rapper ternama Amerika si"Nelly".
Perjuangan bagaimana upaya sang bunda untuk mengupayakan si kecil Nelly mendapatkan pendidikan yg layak. Ibunda Nelly bekerja sbg pelayan di restoran siap saji Mc Donald, agar cukup punya uang & bisa membawa Nelly keluar dari lingkungan kumuh negro di St.Louis & bisa bersekolah disekolah yg layak.
Suatu kombinasi yg luar biasa, dari upaya & harapan sang bunda,.....
Semua lengkap bercerita tentang Nelly yg menjalani hidup sbg atlit sekolah yang cukup berbakat. Kemudian menjadi pengedar narkoba, sampai tiba2 ada bakat lain yg menonjol sbg pencipta lagu rap sekaligus penyanyinnya,....
Tidak cukup sampai disana, Nelly punya bayi diusia muda. Masih dalam kesulitan ekonomi karena semua lagu yang dibuat belum dilirik oleh dunia rekaman.
Kehidupan keras,.....selalu gagal & ditolak, tak sedikitpun membuat Nelly jera,....
Sampai akhirnnya ia mendapatkan semuannya, menjadi terkenal & kaya raya karena memang dia pantas mendapatkan untuk apa yg memang sudah ia upayakan sungguh2, tanpa lelah, tanpa putus asa, walau banyak kekecewaan pada awalnya,.....tapi dia meyakini sesuatu, aku pasti mendapatkan sesuatu yang memang sudah aku upayakan,....& orang pertama yg ditelp adalah ibunnya dengan mengatakan "Mum, berhentilah bekerja, karena engkau sudah sepantasnnya mendapatkan yang layak sekarang".

Ada haru,......

Tiba tiba aku teringat akan bundaku,.....aku menangis, sedih, karena merasa belum mampu membahagiakan bundaku seperti Nelly yg sudah dapat membahagiakan bundannya.
Ini, membuat aku semakin sulit memejamkan mata,....
Lalu aku keluar kamar, minum segelas susu panas, & akhirnnya menyalakan computerku, & jadilah tulisan ini.

Aku merenung, berpikir, apa yg sedang bundaku perbuat?. Aku sangat sangat miris,...karena aku tahu persis, orang tuaku sedang dalam masalah besar saat ini.
Ya Allah,......aku memohon dari lubuk hatiku yg paling dalam, "beri aku suatu jalan & petunjuk untuk bisa membantu oarang tuaku keluar dari persoalan hidup".

Aku tarik napas dalam-dalam, melihat ada suatu keyakinan besar akan datangnnya pertolongan, walau aku belum tahu bagaimana jalannya serta apa yg harus terjadi untuk penyelesaiannya.
Tapi aku yakin, seperti keyakinanku pada keyakinan-keyakianan sebelumnnya, semua akan ada jalan keluar. Semoga.....

Amien.

Jumat hampir 04.00 dini hari.

3 Comments:

Blogger ribeth sang penakluk said...

kau tetap kau
itu kata yang aku baca pertama di blog mu
dan ini aku baca di kalam masih terjaga
ada siratan kesedihan dalam bayang mu
dalam harap
kau kan tetap optimis
kau adalah kau
terus melangkah dengan pasti
harapan mu yang mulia
dalam doa ku menhantar dirimu
agar bunda mu bahagia melihat mu
aku yakin bunda mu begitu bahagia melihat dirimu saat ini
kau adalah kau
itu bunda yang selalu mendukung mu
dalam doa nya
dalam kasih nya
jadilah kau

kala masih terjaga
dalam gelap nya malam
menyelimuti hati mu
kau akan berdiri tegar tuk esok hari

2/26/2006 11:19 PM  
Blogger BearHug said...

Try to be more relax and free your mind from unhappy moments from the past.
You tried to make your mother happy
the best you could, and that's all
you can do.
We all have wishes, but tuhan yang menentukan.
Regret not from the past, live today and enjoy to the fullest what life has to offer.

2/27/2006 2:49 PM  
Anonymous Anonymous said...

Hi, though i dont understand the language, i can make it out that you are a woman with a beautiful heart and abundance of perseverance.

Life is a quest in search of happiness.... free your mind is what all i can say ..

7/19/2006 12:52 PM  

Post a Comment

<< Home